Perbedaan setting spray dan finishing spray

Pernahkah Anda menghabiskan waktu berjam-jam untuk merias wajah, namun hasilnya luntur, cakey, atau berminyak hanya dalam beberapa jam? Di dunia kecantikan yang terus berkembang, dua produk andalan sering disebut sebagai solusi: setting spray dan finishing spray. Keduanya hadir dalam botol semprot yang praktis, namun banyak yang masih bingung dan menganggap keduanya sama.

Padahal, memahami perbedaan fundamental antara setting spray dan finishing spray adalah kunci untuk membuka potensi maksimal dari riasan Anda. Keduanya memiliki fungsi, kandungan, dan waktu penggunaan yang berbeda. Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan keduanya, membantu Anda memilih produk yang tepat, dan cara menggunakannya untuk hasil riasan yang sempurna dan tahan lama.

Apa Itu Setting Spray? Sang Pengunci Riasan Andal

Bayangkan setting spray sebagai hairspray untuk wajah Anda. Fungsi utamanya adalah untuk “mengunci” dan memperpanjang daya tahan riasan Anda. Produk ini bekerja dengan menciptakan sebuah lapisan tipis tak terlihat di atas semua lapisan makeup (mulai dari foundation, concealer, blush, hingga eyeshadow) untuk melindunginya dari berbagai faktor eksternal seperti keringat, kelembapan, dan minyak berlebih.

Bagaimana Cara Kerjanya?
Rahasia kekuatan setting spray terletak pada kandungannya. Sebagian besar setting spray yang efektif mengandung polimer, seperti PVP (polyvinylpyrrolidone) atau acrylates copolymer. Polimer inilah yang membentuk lapisan (film) fleksibel di atas kulit, menyatukan semua produk makeup dan menjaganya agar tidak bergeser, luntur, atau memudar sepanjang hari.

Selain polimer, banyak setting spray juga mengandung:

  • Air: Sebagai bahan dasar utama.
  • Alkohol: Membantu produk agar cepat kering dan menguap. Namun, bagi pemilik kulit kering atau sensitif, sebaiknya cari formula bebas alkohol.
  • Bahan Pelembap: Seperti gliserin, hyaluronic acid, atau aloe vera untuk memberikan hidrasi tambahan dan mencegah makeup terlihat kering.

Fungsi Utama Setting Spray:

  • Daya Tahan (Longevity): Membuat riasan bertahan berjam-jam, bahkan hingga 16 atau 24 jam.
  • Anti-Geser dan Anti-Luntur: Mencegah makeup menempel di masker atau pakaian (transfer-proof) dan tidak mudah luntur oleh keringat.
  • Kontrol Minyak: Varian matte sangat efektif untuk mengontrol produksi sebum berlebih pada kulit berminyak.

Apa Itu Finishing Spray? Sang Penyempurna Tampilan Akhir

Jika setting spray adalah pengunci, maka finishing spray adalah sang penyempurna. Fungsi utamanya bukanlah untuk memperpanjang daya tahan makeup secara drastis, melainkan untuk menyatukan semua lapisan makeup dan menyempurnakan tampilan akhirnya (finish).

Pernahkah Anda merasa riasan terlihat terlalu tebal, powdery, atau cakey setelah menggunakan bedak tabur atau bedak padat? Di sinilah finishing spray berperan. Semprotannya yang halus akan “melelehkan” lapisan bedak ke dalam produk krim atau cair di bawahnya, menghilangkan tampilan dempul dan menciptakan efek riasan yang lebih menyatu dengan kulit (skin-like).

Bagaimana Cara Kerjanya?
Kandungan finishing spray umumnya lebih fokus pada hidrasi dan emolien daripada polimer yang kuat. Mereka sering kali tidak mengandung alkohol dalam jumlah tinggi dan lebih kaya akan bahan-bahan seperti:

  • Gliserin: Menarik kelembapan ke kulit.
  • Air Mawar atau Ekstrak Botani Lainnya: Memberikan efek menenangkan dan menyegarkan.
  • Minyak Esensial: Memberikan aroma dan manfaat tambahan.

Produk ini tidak membentuk lapisan sekuat setting spray. Sebaliknya, ia memberikan kelembapan ringan yang membantu “mencairkan” tekstur bedak sehingga riasan tampak lebih halus dan natural.

Fungsi Utama Finishing Spray:

  • Meld & Blend: Menyatukan lapisan makeup cair dan bedak untuk menghilangkan tampilan cakey atau powdery.
  • Memberikan Efek Tampilan: Menciptakan hasil akhir yang spesifik, seperti dewy (bercahaya dan basah), glowy, atau radiant.
  • Menyegarkan Riasan: Bisa digunakan kapan saja untuk menyegarkan kembali riasan yang mulai terlihat kusam.

Tabel Perbedaan Kunci: Setting Spray vs. Finishing Spray

Untuk mempermudah pemahaman, berikut adalah perbandingan langsung antara keduanya:

FiturSetting SprayFinishing Spray
Fungsi UtamaMemperpanjang daya tahan riasan (mengunci).Menyempurnakan tampilan akhir riasan (meleburkan).
Kandungan KunciPolimer (seperti PVP) untuk membentuk lapisan pelindung.Bahan pelembap (seperti gliserin, air mawar) tanpa polimer kuat.
Efek pada RiasanMembuat makeup anti-geser, anti-luntur, dan tahan lama.Menghilangkan tampilan powdery/cakey, membuat riasan lebih natural.
Waktu PenggunaanSebagai langkah terakhir untuk mengunci segalanya.Sebagai langkah paling akhir, setelah setting spray (jika digunakan bersamaan).
Paling Cocok UntukAcara penting, cuaca panas/lembap, kulit berminyak, atau saat butuh makeup awet.Kulit kering, makeup sehari-hari, atau saat riasan terlihat terlalu tebal/kering.
AnalogiLem/Hairspray untuk makeup.Top coat yang memberikan kilau/kehalusan.

Siapa Membutuhkan yang Mana?

Memilih antara keduanya sangat bergantung pada jenis kulit dan hasil akhir yang Anda inginkan.

  • Untuk Anda yang Punya Kulit Berminyak atau Kombinasi:
    Anda akan sangat diuntungkan oleh setting spray dengan hasil akhir matte. Produk ini tidak hanya akan mengunci riasan Anda tetapi juga membantu mengontrol produksi minyak sepanjang hari, menjaga wajah bebas kilap lebih lama. Cari produk dengan klaim “oil-control” atau “mattifying”.
  • Untuk Anda yang Punya Kulit Kering:
    Anda adalah kandidat utama untuk finishing spray dengan hasil akhir dewy atau glowing. Produk ini akan memberikan hidrasi yang sangat dibutuhkan dan mencegah foundation atau bedak menempel pada area kulit yang kering (dry patches). Jika Anda tetap membutuhkan daya tahan, carilah setting spray yang bebas alkohol dan memiliki klaim melembapkan (hydrating).
  • Untuk Makeup Sehari-hari:
    Sebuah finishing spray sering kali sudah cukup untuk membuat riasan tampak segar dan tidak terlalu berat. Namun, jika Anda sangat aktif atau bekerja di lingkungan yang membuat mudah berkeringat, setting spray tetap menjadi pilihan yang baik.
  • Untuk Acara Penting (Pernikahan, Wisuda, Pesta):
    Ini adalah saatnya menggunakan kekuatan keduanya! Riasan untuk acara spesial harus tahan lama DAN terlihat sempurna di foto.

Bisakah Keduanya Digunakan Bersamaan? Tentu Saja!

Menggunakan setting spray dan finishing spray secara bersamaan adalah teknik yang sering digunakan oleh para makeup artist profesional untuk mendapatkan hasil riasan “anti badai” yang flawless.

Urutan yang benar adalah:

  1. Selesaikan seluruh aplikasi makeup Anda (foundation, concealer, bedak, blush, eyeshadow, dll.).
  2. Semprotkan Setting Spray secara merata ke seluruh wajah untuk mengunci semua produk pada tempatnya. Tunggu hingga kering.
  3. Setelah setting spray kering sempurna, semprotkan Finishing Spray untuk meleburkan semua lapisan, menghilangkan kesan powdery, dan memberikan efek glowing atau dewy yang sehat.

Dengan kombinasi ini, Anda mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia: daya tahan luar biasa dari setting spray dan tampilan akhir yang halus dan menyatu dari finishing spray.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  1. Menyemprot Terlalu Dekat: Menyemprot terlalu dekat akan meninggalkan tetesan besar di wajah dan bisa merusak riasan. Jaga jarak sekitar 15-30 cm dari wajah.
  2. Menggunakan Jenis yang Salah: Menggunakan setting spray matte pada kulit yang sudah sangat kering dapat memperjelas tekstur. Sebaliknya, menggunakan finishing spray dewy pada kulit super berminyak mungkin akan membuat wajah terlihat seperti kilang minyak.
  3. Menggosok Wajah Setelah Menyemprot: Biarkan produk kering dengan sendirinya atau tepuk-tepuk dengan lembut menggunakan spons makeup untuk hasil yang lebih menyatu.

Kesimpulan: Kenali Kebutuhan Anda

Pada akhirnya, setting spray dan finishing spray bukanlah produk yang sama. Keduanya adalah alat yang berbeda untuk tujuan yang berbeda.

  • Pilih Setting Spray ketika prioritas utama Anda adalah daya tahan.
  • Pilih Finishing Spray ketika prioritas utama Anda adalah tampilan akhir yang menyatu dan tidak dempul.

Dengan memahami perbedaan mendasar ini, Anda tidak akan lagi salah pilih. Anda bisa berinvestasi pada produk yang benar-benar sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan riasan Anda, memastikan setiap tampilan makeup tidak hanya cantik saat diaplikasikan, tetapi juga bertahan sempurna sepanjang hari.

Fadhila Humaira

Konten ini telah direview oleh tim Kami “Fadhila Humair” yang sudah menjadi Beauty Content Spesialist dan menjadi Freelancer Makeup Artist sejak 2019 (6 years++ experience).

blank

Fadhila Humaira

Konten ini telah direview oleh tim Kami "Fadhila Humair" yang sudah menjadi Beauty Content Spesialist dan menjadi Freelancer Makeup Artist sejak 2019 (6 years++ experience).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart